Telaga paca merupakan salah satu destinasi pariwisata yang ada di Halmahera Utara. Letaknya 500 meter dari jalan umum. Telaga paca merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi saat hari minggu. untuk tiket masuk per orang Rp 2.000. Untuk kendaraan roda dua Rp 10.000 dan kendaraan roda 4 Rp 20.000. Disini anda dapat menikmati makanan dengan menu ikan dan pangan lokal dengan harga Rp 150.000/paket. Anda juga dapat menyewa perahu untuk mengelilingi telaga sambil menikmati keindahan panorama dan mengambil gambar sebagai kenang-kenangan.
Jumat, 25 November 2016
DAUN .... DAUN ...!
Belajar materi tentang daun di salah satu center YTP di Halmahera Utara, saya mengawali pembelajaran dengan memberi gambaran umum mengenai daun. selanjutnya anak-anak diminta mengumpulkan informasi dari buku bacaan yang saya bagiakan. Siswa kemudian diminta untuk mengambil minimal 5 jenis daun dan mempelajari bagian-bagian serta pengelompokannya.
Anak-anak kemudian tampil mempresentasikan daun yang mereka ambil didepan kelas. Sesudah mempresentasikan daun masing-masing. Semua daun kemudian dikumpulkan ditenga lingkaran, dan anak-anak bernyanyi sambil mengintari daun, saat saya bertepuk tangan anak-anak berhenti. Anak yang berhenti tepat diarea yang di beri tanda harus mengambil salah satu daun kemudian mempresentasikannya.
Jumat, 18 November 2016
Belajar bermain alat musik "Seruling"
Sebuah hari yang menyenangkan dimana saya mendapat kesempatan melatih anak-anak FLC desa Soamaetek bermain Seruling. Bermain seruling menjadi pengalaman pertama bagi anak-anak, mereka sangat bersemangat berlatih. Awalnya saya melatih mereka dasar-dasar bermain seruling, kemudian mereka melakukan latihan secara kelompok dan tampil bermain seruling langsung didepan kelas. Saya sangat senang karena banyaknya anak yang terus bertanya kapan ada lagi waktu untuk berlatih. Semangat mereka berlatih memberi banyak makna bagi saya.
PG Tangan Pengharapan Desa Kai, Halut Tema Tanaman
Tema tanaman adalah salah satu tema yang berbeda dengan tema lainnya, karena tema ini anak dapat langsung melihat objek secara nyata. Belajar langsung dialam juga membuat anak-anak sangat antusias karena mereka belajar diluar kelas. Kali ini saya mengajak anak-anak belajar mengenal jenis-jenis tanaman yang ada disekitar sekolah. Mereka begitu semangat dan antusias dalam pembelajaran.
Center Soamaetek, Mengenal Bagian Bunga
Bunga merupakan salah satu organ tumbuhan yang berperan penting sebagai alat reproduksi. Kali ini saya bersama anak YTP Halmahera belajar bagian-bagian bunga dengan menggunakan objek bunga secara langsung, menggambar, serta belajar presentasi di depan kelas. Awalnya anak-anak melihat objek bunga yang dibawa, selanjutnya mereka menggambar bunga dan memberi keterangan bagian-bagian bunga. Selesai menggambar siswa menutup bagian-bagian bunga yang sudah ditulis dengan menggunakan kertas origami yang dapat dibuka saat anak lupa bagian ini. Anak-anak diberi waktu untuk belajar kemudian secara bergantian tampil kedepan untuk melakukan presentasi. saat presentasi ada beberapa anak yang belum mengingat dengan baik beberapa bagian bunga sehingga mereka masih membuka kertas rahasia origami yang berisi keterangan gambar.
Saat menggambar anak-anak sangat antusias, mereka sedikit bingung saat saya mengatakan kalian akan mempresentasikan hasil kerja kalian. Rupanya, istilah presentasi baru pertama kali mereka dengar. Sebelum mereka tampil, saya terlebih dahulu memberi contoh cara presentasi yang baik. Satu persatu anak tampil dengan berani dan percaya diri. Tak lupa anak yang tampil diberi nilai oleh saya dan siswa lain yang bertindak sebagai pendengar dengan standar angka 0-10. Setiap nilai yang diberikan oleh guru dan siswa lain dilihat angka terbanyaklah yang menjadi nilai akhir dari siswa yang tampil tadi.
| Vidio Presentasi |
ATAP RUMAH TRADISIONAL HALMAHERA UTARA
Pada umumnya rumah masyarakat halmahera terbuat dari papan dan beratapkan daun sagu. Saat kita berada dalam rumah udara terasa lebih sejuk dibanding saat kita berada pada rumah yang beratapkan seng. Pada umumnya tidak semua masyarakat mampu membuat atap tradisional ini. Salah satu Projek yang ada di Tangan Pengharapan Halamahera Utara adalah Projek Kearifan Lokal dan Bakat. Dalam satu kesempatan, saya bersama dengan aanak-anak FLC Bailengit belajar membuat atap. Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan atap adalah, opedamaho'a/daun sagu, buluh/bambu, sedangkan untuk alat menjahit atap digunakan loleba yang terbuat dari bambu. Pembuatan atap ini bertujuan untuk melatih anak mengetahui cara menjahit atap.
| Opedamaho'a |
| Buluh |
| Loleba |
Jumat, 28 Oktober 2016
PROJEK KEARIFAN LOKAL, TANGAN PENGHARAPAN HALMAHERA UTARA, 2016
Projek kearifan local merupakan
sebuah projek baru yang pertama kali dilaksanakan bulan Oktober 2016. Projek
ini terinspirasi dari perjalanan mengunjungi dan melihat secara langsung
kehidupan masyarakat, di Halmahera
Utara, khususnya di Desa Soamaetek, Desa Bailengit dan Desa Kai, Kecamatan Kao
Barat. Projek ini memiliki beberapa tujuan :
1) Mengenalkan Budaya Lokal yang
bernilai positif kepada anak-anak
2) Meningkatkan kemampuan dan
keterampilan anak dalam mengelola alam sekitar
3) Membuka wawasan anak untuk
berwirausaha
4) Meningkatkan bakat dan kemapuan anak
Projek ini dilaksanakan dua kali
sebulan. Setiap bulan di tiap center dilaksanakan projek yang berbeda-beda
dengan tenaga pelatih guru-guru dan masyarakat local yang paham dengan budaya
dan kebiasaan yang ada di masyarakat.
Untuk projek perdana di bulan Oktober
2016, berhasil dilakukan 3 projek yaitu :
1) Projek Nasi Bulu, Center Kai Atas
pada hari Rabu, 26 Oktober 2016
2) Projek Keripik Pisang Gula Batu,
Center Kai Bawah pada hari Kamis, 27 Oktober 2016
3) Projek Atap Rumah, Center Bailengit
pada hari Jumat, 28 Oktober 2016
Dalam pelaksanaan projek ini terlihat
anak-anak sangat antusias dan bersemangat belajar budaya. Pada umumnya banyak
anak yang belum tahucara membuat Nasi
bulu, Atap dan, Keripik Pisang Gula Batu, padahal kegiatan ini ada dan
dilaksanakan oleh masyarakat disekitar mereka.
![]() |
| Projek Atap |
| Projek Nasi Bulu |
| Projek Pisang Goreng Gula Batu |
Langganan:
Postingan (Atom)





